Buddy Untitled

Profil Biografi Gecko Band


Ternyata Tokek pun mampu menginspirasi. Itu dibuktikan oleh Adi, Dwi dan hendra. Band asal Bali ini banyak mengikuti berbagai kegiatan, baik festival maupun parade band, dengan mengusung genre musik POP. Selanjutnya, nama band pun berganti lebih komersial. GECKO adalah tokek dalam bahasa inggris. Filosofinya adalah tokek mengeluarkan suara yg selalu ditunggu dengan suara yg mengejutkan. Begitu juga dengan musik dan lirik GECKO yg penuh kejutan. Kejutan apa? Tentunya kejutan yg menyenangkan.

Kekuatan GECKO terletak pada Putri, sang vokalis yang suaranya berkarakter kuat. Kemudian musik dan lirik yang simple (orang awam sekalipun bisa menikmati), dengan beat beat yg energik. (baca lebih sedikit)
Suara Gecko semakin menghibur

Setelah keberhasilan merelease single kompilsi 'Pasti Cemburu' Gecko telah mengeluarkan single terbarunya dengan Judul 'Jangan Bilang Siapa-Siapa'

Konsep lagu yang dimainkan merupakan Rock yang fresh disusun dengan nada-nada yang ceria, mengabungkan sebuah lirik yang nakal yang pasti dialami oleh manusia dengan kemasan akhir atau ending yang memberikan makna pebelajaran.


Genre
pop-rock-alternative

Anggota
ADI >> GUITAR,Back vocal
http://www.facebook.com/profile.php?id=100000537285265
http://twitter.com/AdiGecko

DWI >> BASS
http://www.facebook.com/profile.php?id=1828454900
http://twitter.com/DwiGecko

PUTRI >> VOCAL
http://www.facebook.com/profile.php?id=1665948386
http://twitter.com/putrigecko

HENDRA >> DRUM
http://www.facebook.com/hendra.geckomeo
http://twitter.com/ndragecko

Gecko contact : Adi Hartawan (0856 9999 688)
http://www.facebook.com/GECKO.MUSIC
http://twitter.com/GeckoBand

Kota Asal
Jakarta - Bali - indonesia

Perusahaan Rekaman
myOyeah music, universal music indonesia

Biografi
Suara Gecko semakin menghibur


Lokasi Sekarang
Jalan Sungai Sambas II no 13,Jakarta

Manajer Umum
adi hartawan & yadi
Agen Pemesanan
adi hartawan

Hubungan Media
0856 9999 688

Pengaruh
GiGi , paramore , avril lavigne , incubus , RHCP ,

http://www.facebook.com/GECKO.MUSIC?sk=info
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Pee Wee Gaskins

Personil's Profile



















DOCHI
Nama lengkap : Alditsa SadegaLahir : Jogja, 26 Desember 1985Posisi di band : Vokalis, gitaris
Makanan Favorit : Bebek

1. Dapet nickname “Dochi” dari mana sih ?- waktu SMP temen2 pada curhat sm gue, katanya gue orang yang slalu memberikan solusi yg paling aneh tapi paling ngena. Makanya gue jadi di panggil Do-Chi = Dokter Cinta. Huahaha…
2. Sejak kapan suka main musik ?- hmmm, awalnya sih main drum karna bokap gue pemain drum. Gue main drum dari umur 5 taun, tapi pas SMP gue mendadak blajar gitar gara2 tertantang cewe yg gue suka. Dia nanya gue bisa main gitar apa ngga, he he . tanpa mikir gue jawab, ‘Bisa’. Pulang skolah gue blajar gitar sampe beli bukunya. Besoknya gue tunjukin ke dia kalo gue bisa.

3. Pernah nyiptain lagu buat khusus buat cewek gak ?- Lagu pertama gue tentang cewek yg gue suka pas kelas 2 SMP itu. Tapi sama sekali gak romantis, he he. Isinya gue udah gak suka sama dia karna dia udah ngecewain gue.
4. sebagai penulis lagu, lo sendiri termasuk cowok yg susah ngomongin prasaan ke cewek gak ?- gue lebih lancar ngomongin prasaan lewat media lain, misalnya lagu atau tulisan. Tapi engga masalah juga kalo mau ngomong. I say what I wanna say, hehe…

















Sansan
Nama :
FauzanLahir : Jakarta, 7 Januari 1986
Posisi band : Vokalis, gitaris
Makanan Fav : Tongseng
1. Apa sih arti 53 di nickname lo ?- 53 itu lucky number gue.
Eh engga deeenngg, hehe. Malah yg ngasih tau tuh temen2. “Kenapa sih San kalo tiap nyebut angka pasti 53 ?” padahal gue gak nyadar tuh. Yaudah, jadilah si angka 53 itu trademark gue. hehe

2. Sifat cewek yg paling nyebelin menurut lo ?-nelpon2, sms, padahal gue gak suka sama dia. Kalo cewek yg gue suka dan sayang sih dengan senang hati gue ladenin. Hee…
















Eye
Nama Lengkap : Harry Pramahardhika
Lahir : Jakarta, 12 Agustus 1985Posisi di Band : BassistMakanan Fav : Seafood

1. dapet nickname dari mana ?- sebenernya kan nama gue harry, Cuma biasa dipanggil Ay. Nah, gara2 banyak yg pake nama Ay, jd gue cari cara nulis panggilan yg lain. Akhirnya jadi ‘eye’ gitu.
2. Hadiah dari fans yg paling berkesan ?- Boneka peyo (boneka dari kertas) Pee Wee Gaskins
3. apa jurus PDKT paling agresif dari cewek yg pernah lo alami ? respon lo ?
- cewek itu dateng ke rumah gue jam 2 pagi dan ngajak jalan ke jalan tol yg blm jadi (ngapain coba?). respon gue ya seneng banget lah. Masa enggak? Hehe

3. Tell us one secret about yourself!
- gue gak suka kecoa…!!!








Omo
Nama Lengkap : Reza Satiri
Lahir : Jakarta, 20 Agustus 1988
Posisi di band : SynthesizerMakanan Fav : Nasi goreng

1. Dapet nickname dari mana ?
- Dulu pas MOS di SMA nama gue di nametag itu Echa. Trus gue dikatain homo. Eh, anak2 keterusan sampe sekarang jadinya gue dipanggil Omo deh. huhu
2. tell us one secret about your self!- Sebernya gue gitaris (……………waw)














AldyKumis
Nama lengkap : Renaldy PrasetyaLahir : Jakarta, 21 Juli 1990
Posisi di band : DrummerMakanan Fav : Nasi

1. Sebut 3 alasan kenapa kumis penting banget buat lo!- 1) biar di bilang seksi
2) Bulu yg paling bisa ditonjolin dari smua bulu di badan
3). Kalo gak ada kumis gue merasa telanjang


2. Sebut 3 alasan yg bikin lo lebih mentingin latian ngegebuk drum daripada nongkrong di tempat yg banyak cewek cantiknya!- 1). kepuasan batin saat main drum
2). lebih tertarik ngeliat drum karma lebih seksi
3). lebih seru mainin drum daripada mainin cewek

3. yg paling berkesan dari masa SMA?- Gue kecelakaan melulu waktu SMA. Sering jatoh dari motor gara2 ketiduran, hehe


(sumber : kawanku)
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Saint Loco



Saint Loco yang beranggotakan 5 orang anak muda kreatif yaitu Joe (Vokal), Berry (MC), nyonk webz(drummer), Iwan (Guitarist), Gilbert (Bassist) adalah sebuah Band Hip Rock Indonesia yang telah berdiri sejak Tahun 2002. Berbekal kemampuan musikalitas yang sangat baik, bukanlah hal yang sulit bagi Band tersebut untuk menembus industry musik Indonesia.
Hal ini dibuktikan dengan suksesnya album pertama mereka “Rock Upon a Time” yang dirilis pada Tahun 2004 dan telah menembus angka penjualan 15 ribu kopi hanya dalam jangka waktu 2 bulan dan mendapatkan penghargaan “Best Rock album” versi majalah Hai, dan “Rock Best Of The Year Album” versi i – Radio pada tahun 2005 serta menjadi MTV Exclusive Artist pada bulan September 2006. Di tahun 2006, Saint Loco kembali merilis karya mereka lewat album kedua yang bertajuk “Vision For Transition”.
Kesuksesan Saint Loco tersebut tidak terlepas dari para fans setia Saint Loco yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, yang tergabung dalam komunitas “Family of Locos” (F.O.L). Hampir setiap pertunjukkannya di berbagai kota di Indonesia selalu dipadati fans-fans setianya. Saint Loco juga didukung oleh produk-produk dari beberapa brand terkenal untuk menunjang penampilannya yaitu, Raven Reich, RockMen, Peter Says Denim, Macbeth, Oakley, New Era, DC Shoes, Radix Guitar, dan masih banyak lagi.
F.O.L sebagai fans setia Saint Loco sudah tentu berharap memiliki penampilan yang sama dengan idola mereka, menggunakan produk yang sama dengan yang dipakai idolanya yakni Saint Loco. Namun sangat disayangkan F.O.L mengalami sedikit kesulitan dalam membeli produk-produk tersebut karena letak outletnya yang cenderung terpisah-pisah dan tersebar di berbagai distro.
Atas dasar hal-hal sebagaimana yang telah diuraikan diatas, menimbulkan kepedulian pada diri Iwan sang Guitarist sebagai salah seorang personil Saint Loco yang tentunya sangat mengerti kebutuhan para fans, untuk mempermudah akses bagi para fans yang tergabung dalam F.O.L serta masyarakat dalam mendapatkan informasi, merchandise, dan produk-produk yang mensupport Saint Loco. Maka pada bulan Desember 2009 Iwan memberanikan diri untuk membuka Toko LOCOSHOP pertama di Kota Malang.
Seiring dibukanya Toko pertama di Kota Malang antusiasme masyakarat dari berbagai daerah lain terhadap LOCOSHOP ternyata sangat besar. Atas demand tersebut maka manajemen LOCOSHOP memfasilitasi pembelanjaan secara online bagi produk-produk yang dijual pada LOCOSHOP yang bias diakses dimanapun anda berada dengan hadirnya website ini.
“Rock Your Life at Locoshop”
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Rocket Rockers

 
 
Rocket Rockers adalah salah satu Band anak muda Indonesia yang mempunyai idealisme dalam bermusik. Paling tidak bagi para pecinta Band Indie Label, maka profil Rocket Rockers pasti sudah menjadi salah satu Band favorit dari teman-teman sekalian. Karena itulah jangan heran jika lagu-lagu RoRo kini menjadi salah satu lagu favorit Reguest beberapa Radio maupun acara musik di televisi.

Rocket Rockers lahir pada tahun 1998 dengan nama awal Immorality President (Firman guitar/voc, Aska guitar/voc, Bisma bass/voc, Doni drums), namun nama itu hanya berjalan sekitar 1 tahun saja, karena vokalis yang pertama keluar karena satu dan lain hal. Sehingga pada tahun 1999 para personelnya masih mencari vokalis, dan akhirnya mereka mendapatkan seseorang yang bernama Ucay yang baru saja keluar dari band skate rock terdahulunya New Kicks On The Board. Setelah Ucay masuk, nama Immorality President berubah menjadi Rocket Rockers dengan pertimbangan membuat image baru yang lebih fresh.

Band yang pada mulanya sering menjadi pengisi acara malam kesenian anak SMA dan acara para skaters ini telah mengeluarkan 3 album yang masing-masing berjudul Soundtrack For Your Life ( 2002 ), Ras Bebas ( 2004 ) dan Hari Untukmu ( 2009 ). Salah satu Prestasi Band Rocket Rockers yang membanggakan adalah mereka menjadi satu-satunya band Indonesia yang masuk ke dalam sebuah film dokumenter punk se-dunia “PUNK’S NOT DEAD THE MOVIE: A Revolution 30 Years In the Making” dan bergabung dengan band-band besar di dunia lainnya seperti NOFX, Sex Pistols, Minor Threat, Black Flag, The Ramones, Dead Kennedys, Rancid, Greenday hingga band-band masa kini seperti My Chemical Romance, The Used, Thrice, SUM 41, Good Charlotte, Story Of The Years dll.

Sebagai ucapan terima kasih atas kesetiaan fans mereka, Rocket Rokers membuat website resmi agar para fans mereka bisa berinteraksi secara langsung dan mengetahui perkembangan band kesayangan mereka ini secara lebih dekat. Dari informasi yang bisa kita lihat dalam website resmi mereka, Rocket Rockers sedang mempersiapkan album baru ke 4 disela-sela padatnya jadwal manngung mereka. Permintaan download lagu baru Band Rocket Rockers juga mengalami peningkatan yang cukup pesat dari waktu kewaktu. Hal tersebut karena didukung dengan beberapa penampilan Rocket Rockers pada acara musik Nasional seperti “Dahsyat” RCTI, “Klik” dan “Planet Remaja” ANTV, dan “On The Spot” Trans7.

 Personel:
Nama: Al Kautsar (Ucay)
Posisi: vocal

Nama: Aska Pratama (Aska)
Posisi: guitar/vocal

Nama: Bisma Aria Nugraha (Bisma)
Posisi: bass

Nama: Rizky Fadli (Lope)
Posisi: guitar

Nama: Khrisna (Ozom)
Posisi: drum
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Little Star

 
 
Berawal dari sebuah imajinasi, berawal dari sebuah cerita khayalan, dan berawal dari bagaimana kita ingin memulai sesuatu yang lebih berarti dalam hidup. Mencari sebuah cahaya terang dalam tiap kubik definisi luar angkasa. Nama yang samar terlihat kekanak-kanakan dan jadul kata orang lain. Menurut kami ini bukan sekedar dari pemahaman sebuah nama "LITTLESTAR". Bintang yang terlihat kecil saat kau melihat dari bumi ini. Jika kau mau mendekati terus dan terus. Perlahan Bintang yang awalnya terlihat kecil akan semakin besar jika semakin didekati.

Mengapa itu sebuah nama? Mengapa itu sebuah bendera? Karena inilah kami .. dipanggil dan membawa sebuah nama yaitu "LITTLESTAR". Kami bertemu dan dapat mengukir sebuah karya pada 18 NOVEMBER 2006. Sebuah jalan yang sudah sejauh ini diikuti dengan lepasnya beberapa robotic product of LITTLESTAR. Yang awalnya Vallentine - Sany - Tio - Yoka di tahun 2006 - 2008. Dan di tahun 2008 akhir kami bertemu Fifan. Aliran perlahan berubah, sebuah jalur bermusik sedikit berubah karena pengaruh dari Fifan [ keyboard / sample ]. Ditahun 2009, formasi berubah total untuk Yoka dan Tio yang harus berangkat dan berkarier dahulu ke JAKARTA. Formasi pertengahan 2009 menjadi empat orang dengan satu additional drum . Yaitu VALLENTINE - SANY - HANY - FIFAN.

Hingga sekarang, Besok , dan Selamanya. Genre yang pas dalam bermusik, masih dengan basic kita masing masing yaitu ROCK. Ditambah dengan aroma Electronic / Dance / Trance / Disco / House . Musik yang full looping dengan distorsi gitar yang masih terkesan tebal . Membuat kami berkomitmen bahwa keyakinan kami akan doa kami untuk menuju yg lebih baik di hari berikutnya .

Personel:
  • Vallentine G.A. - Vocals
  • Muhammad S.S. - Guitars
  • Fifan C.Y. - Keyboards
  • Hananei N. - Bass
  • Dwi P.A. - Drums
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Linkin Park

Linkinparklogo2.png

Logo Linkin Park
Latar belakang
Nama lain Xero (1996–1998)
Hybrid Theory (1998–1999)
Asal Agoura Hills, California, AS
Genre Nu metal, rapcore, alternative rock
Tahun aktif 1996–sekarang
Label Warner Bros., Machine Shop
Artis terkait Dead by Sunrise, Fort Minor, Jay-Z
Situs resmi www.linkinpark.com
Anggota
Chester Bennington
Rob Bourdon
Brad Delson
Dave Farrell
Joe Hahn
Mike Shinoda
Mantan anggota
Mark Wakefield
Kyle Christener
Scott Koziol
Linkin Park adalah grup musik beraliran nu metal dan rock alternatif yang berasal dari Agoura Hills, California, di Amerika Serikat. Mereka sempat beberapa kali berganti nama, antara lain Xero, Hybrid Theory, hingga nama Linkin Park sampai sekarang. Nama "Linkin Park" sendiri merupakan plesetan dari nama sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park.
Sebelum Chester Bennington menjadi vokalis Linkin Park, Mark Wakefield lebih dulu menjadi vokalisnya. Namun, ia keluar dari Linkin Park untuk mencari proyek lain (menjadi manajer grup band Taproot)– saat itu menggunakan nama Hybrid Theory – untuk menjadi manajer grup musik Taproot. Bassis Dave Farrell alias "Phoenix" juga pernah keluar sebentar dari Linkin Park untuk mengikuti tur bersama band lamanya, Tasty Snax. Sedangkan 4 personel lainnya – Brad Delson, Mike Shinoda, Joe Hahn, dan Rob Bourdon – selalu bertahan di Linkin Park sejak awal pembentukannya.
Linkin Park telah merilis 4 album studio, yaitu Hybrid Theory, Meteora, Minutes to Midnight, A Thousand Suns, dan Living Things. Linkin Park juga merilis album Live in Texas, Reanimation, dan Collision Course, serta Hybrid Theory EP. Linkin Park sukses dalam memopulerkan lagu-lagunya seperti Crawling, In the End, Numb, Somewhere I Belong, dan What I've Done. Secara total, album-album Linkin Park telah terjual sebanyak 50 juta keping.

Sejarah

Awal mula

Awal pembentukan Linkin Park yaitu pertemuan Mike Shinoda dan Brad Delson (gitaris Linkin Park) di kelas 7. Lalu mereka membentuk band bernama Xero. Brad juga bermain untuk band Relative Degree, salah satu personelnya yaitu Rob Bourdon (drummer Linkin Park). Mike berkenalan dengan Rob melalui Brad dan Rob bergabung dengan Xero. Saat kuliah, Brad berkenalan dengan Dave "Phoenix" Farrell (bassis Linkin Park) yang merupakan teman sekamar Brad. Mike, yang mengambil jurusan ilustrasi di Universitas Seni Pasadena, bertemu dengan Joe Hahn (turntablis Linkin Park). Kemudian, Dave Farrell dan Joe Hahn bergabung bersama Xero. Dave sempat meninggalkan Xero untuk bergabung kembali ke band lamanya, Tasty Snax.
Mulanya, mereka merekrut Mark Wakefield sebagai vokalis, lalu diambil alih oleh Chester Bennington (mantan vokalis Grey Daze) sampai sekarang, sedangkan Mike lalu jadi rapper. Sialnya, karena nama Xero sudah dipakai grup lain, mereka terpaksa mengganti nama menjadi Hybrid Theory. Lalu setelah ditolak 3 kali, Hybrid Theory berhasil diterima oleh sebuah perusahaan rekaman bernama Warner Bros. Records setelah sukses meluncurkan EP yang berjudul Hybrid Theory EP pada tahun 1999 sebanyak seribu keping. Namun, pada saat itu Mike sempat memiliki masalah dengan Jeff Blue, managernya. Jeff Blue mengatakan bahwa Mike tidak usah rapping, cukup bermain keyboard saja. Kejadian ini menginspirasi Mike untuk menulis lagu Get Me Gone (Fort Minor)
Sekali lagi, mereka terpaksa mengganti nama karena nama Hybrid Theory mirip dengan nama grup musik Hybrid yang berasal dari Wales. Daripada dianggap band yang sama, mereka memilih berubah nama lagi menjadi Linkin Park. Namun, sebelum bernama Linkin Park, mereka sempat mengganti namanya menjadi 0818. Nama ini juga baru diketahui pada pertengahan 2009, saat Brad Delson berbicara di acara wisuda di UCLA, Los Angeles, pertengahan 2009 lalu. Nama Linkin Park diambil Chester dari nama sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park. Agar bisa mengelola situs web sendiri, Chester mengubah ejaannya menjadi Linkin Park. Setelah itu, mereka berhasil membeli situs web [http://www.linkinpark.com/ LinkinPark

Hybrid Theory (2000-2002)

Linkin Park saat konser di Praha, Ceko.
Linkin Park meluncurkan album pertamanya, Hybrid Theory, pada tanggal 24 Oktober 2000 dengan singel pertama One Step Closer. Namun, yang lebih terkenal adalah singel Crawling dan In the End. Lagu ini telah membuat Linkin Park menjadi populer. Penjualan album itu melebihi 15 juta keping. Linkin Park lalu merilis edisi spesial dari Hybrid Theory, dengan 2 lagu baru High Voltage (Reprise) dan My December (lagu).
Linkin Park lalu merilis album aransemen ulang dari Hybrid Theory, Reanimation. Album ini pun meraih kesuksesan dengan penjualan kira-kira 10 juta kopi. Singelnya, Pts.Of.Athrty, tidak sepopuler singel di Hybrid Theory, namun cukup terkenal. Linkin Park, melalui Mike Shinoda dan Joseph Hahn, juga sempat bekerja sama dengan band The X-ecutioners dalam pembuatan singel It's Goin' Down. Linkin Park juga membentuk kelompok fans mereka bernama Linkin Park Underground, serta mulai mengadakan tur sendiri bernama Projekt Revolution, setelah sering diundang ke festival musik.

Meteora (2002-2004)

Tanggal 25 Maret 2003, Linkin Park merilis album kedua bertitel Meteora. Nama tersebut diambil dari nama tempat ibadah di atas puing-puing di Yunani. Album ini juga meraih kesuksesan dengan penjualan kira-kira 11 juta kopi. Singelnya adalah Somewhere I Belong, Faint, Numb, From the Inside, Lying from You, dan Breaking the Habit.
Meteora memenangkan banyak penghargaan. Antara lain Penghargaan MTV kategori "Video Rock Terbaik" untuk lagu "Somewhere I Belong" dan "Penghargaan Pilihan Pemirsa" (Breaking The Habit). Linkin Park juga memenangkan penghargaan lain yaitu "Penghargaan Musik Radio 2004", "Penghargaan Artis Tahun Ini" dan "Penghargaan Lagu Tahun Ini" melalui lagu "Numb". Meskipun album Meteora tidak sesukses Hybrid Theory album ini masuk 3 besar penjualan album di Amerika Serikat tahun 2003.
Linkin Park juga mengadakan Projekt Revolution Tour ke-2 serta sibuk ikut konser. Di sela-sela waktu itu, Linkin Park berhasil menyelesaikan rekaman album konser mereka, "Live In Texas", yang berisi lagu-lagu saat konser Linkin Park di Texas.

Proyek sampingan

Mike Shinoda saat diwawancarai oleh MTV Thailand di Bangkok, Thailand.
Atas permintaan MTV, Linkin Park berkolaborasi dengan Jay Z dalam album "Collision Course". Materi album ini adalah remix dari sebagian lagu-lagu Linkin Park dalam album "Hybrid Theory" dan "Meteora" serta lagu-lagu Jay Z dalam album "Blueprint" serta "The Black Album". Album tersebut dirilis tahun 2004 dan menghasilkan 2 singel, yaitu Numb/Encore yang mendapat penghargaan Grammy kategori "Lagu Rap Terbaik" dan "Kolaborasi Terbaik".
Pada tahun 2005, Linkin Park lebih mengutamakan konser amal. Mereka membantu korban tsunami pada bulan Desember 2004 dalam konser bertajuk Music For Relief. Linkin Park juga membantu mengumpulkan uang untuk korban Badai Katrina tahun 2004. Sementara itu, Mike Shinoda bergabung dengan Fort Minor dalam album "The Rising Tied". Chester Bennington juga punya proyek solo yang dinamai Snow White Tan yang selanjutnya populer dengan nama Dead By Sunrise.
Pada 13 Oktober 2009, Dead By Sunrise meluncurkan album perdananya, yang berjudul Out Of Ashes. Namun sebelum mereka meluncurkan album, mereka terlebih dahulu merilis sebuah singel, yaitu Crawl Back In.
Linkin Park dan Artifical Life Inc. juga rencananya akan merilis game untuk iPhone dan iPod Touch, Linkin Park: 8-Bit Rebellion, pada Januari 2010.

Minutes to Midnight

Pada tahun 2006, mereka mulai merekam materi untuk album terbaru Linkin Park, yaitu "Minutes To Midnight". Banyak yang mengkritik Linkin Park karena sering tertunda peluncurannya. Walaupun begitu, Linkin Park menjamin bahwa album tanggal 14 Mei 2007 ini pantas untuk dikoleksi. Menurut Linkin Park, mereka menamai album barunya "Minutes To Midnight" (menit-menit menuju tengah malam) karena adanya isu nuklir di bumi ini yang dapat menghancurkan dunia pada saat tengah malam.
Sebanyak 100 lagu demo telah diciptakan namun hanya 12 yang dimasukkan ke dalam album. Tidak heran kalau album ini direkam selama 14 bulan. Dalam album Minutes To Midnight, unsur musik nu metal kurang kental. Walaupun demikian, album ini tetap digemari. Buktinya adalah album ini terjual hampir sebanyak 625 ribu kopi dalam pekan pertamanya (sebuah rekor dalam tahun 2007). Album studio ketiga ini diproduseri oleh Mike Shinoda dan Rick Rubin, mantan personel Beastie Boys. Singel pertamanya, "What I've Done", sudah mulai diputar di radio pada tanggal 2 April 2007. Minutes To Midnight juga menduduki tangga teratas Billboard. Pada tanggal 20 Agustus 2007, Linkin Park merilis singel keduanya, yaitu "Bleed It Out". Dan, pada bulan Oktober, Linkin Park merilis singel "Shadow of the Day". Lalu disusul dengan Given Up (Maret 2008), dan singel terakhir dari "Minutes To Midnight", Leave Out All The Rest (Juli 2008).
Lagu "No Roads Left" bisa didapatkan melalui pemesanan lewat iTunes. Sementara lagu "Qwerty" bisa didapatkan di EP berjudul Linkin Park Underground v6.0.
Mereka juga merilis lagu "New Divide" yang dipakai untuk soundtrack film terbaru Transformers yaitu Transformers: Revenge of the Fallen.Lagu ini juga sudah mencapai posisi 6 di Amerika Serikat, di Inggris mencapai posisi 20, dan mendapat penghargaan dalam kategori "Best Scream Song of the Year" di Spike TV.

A Thousand Suns (2008-2011)

Belakangan ini banyak yang berkata bahwa Linkin Park telah "mati". Padahal tidak. Mereka bahkan sedang bekerja pada album studio keempat mereka. Lagi-lagi Rick Rubin yang menjadi produsernya. Sampai pada Bulan November 2009, mereka sedang fokus pada 5 lagu, setelah sebelumnya terdapat 60 lagu demo, kemudian disaring menjadi 20. Durasinya pun akan lebih panjang dari lagu-lagu Linkin Park lain pada umumnya (sekitar 4-5 menit). Dan, untuk ke depannya, setelah album keempat A Thousand Suns dirilis, Linkin Park berjanji akan berusaha mengeluarkan album barunya lebih cepat.

Living Things (2011-sekarang)

Pada tanggal 15 April 2012, Shinoda mengumumkan melalui situsnya bahwa Living Things yang akan menjadi judul album kelima Linkin Park, dengan penjualan pre-release untuk memulai pada 16 April. Mike Shinoda menyatakan bahwa mereka memilih The Living Things karena album ini lebih banyak tentang orang, interaksi pribadi, dan itu jauh lebih pribadi dari album mereka sebelumnya. Band ini akan mempromosikan album pada edisi 2012 dari Honda Civic Tour, dengan headliners co Incubus. Band ini menampilkan "Burn It Down" pada 2012 Billboard Music Awards. Pada tanggal 24 Mei band ini merilis video musik untuk "Burn It Down" dan debutnya "Lies Greed Misery", lagu lain dari The Living Things, di BBC Radio 1. "Powerless", lagu kedua belas dan penutupan album, akan tampil dalam kredit menutup untuk film Abraham Lincoln: Vampire Hunter.

Jenis musik

Aliran

Chester Bennington, vokalis Linkin Park, saat konser di The Globe Arena di Stockholm, Swedia.
Pada awal pembentukannya, Linkin Park beraliran rock. Setelah masuknya seorang DJ atau turntablis bernama Joe Hahn, Linkin Park mengganti alirannya menjadi hip-hop. Namun, pada album Hybrid Theory, Linkin Park mengganti lagi alirannya menjadi nu metal dan rapcore. Demikian juga pada album Meteora, hanya saja Linkin Park juga menambahkan unsur elektronika.
Pada album Minutes To Midnight, segalanya berubah total. Linkin Park benar-benar mengurangi unsur nu metal secara spesifik. Sebagai gantinya, Linkin Park menggunakan aliran alternative rock. Ini jelas sebuah eksperimen mengingat kesuksesan Linkin Park dengan genre nu metal dalam album sebelumnya. Tetapi, ternyata eksperimen itu berhasil.

Teknis

Linkin Park jarang menggunakan teknik melodi gitar namun petikan gitar. Selain itu, rap dari Mike Shinoda sering muncul di banyak lagu. Terkadang Chester berteriak dalam beberapa lagu.
Lagi-lagi, perubahan terjadi di album Minutes To Midnight. Linkin Park mengurangi unsur rap dari Mike. Rapnya hanya ada di 2 lagu, yaitu Bleed It Out dan Hands Held High. Sementara vokal Chester lebih dominan dibanding sebelumnya. Linkin Park juga bermain lebih lembut.

Linkin Park Underground

Ini adalah kelompok penggemar Linkin Park yang dibentuk tahun 2001 oleh Linkin Park dan Jessica Sklar. Jika bergabung dengan LPU (singkatannya) maka bisa memperoleh merchandise khusus untuk anggota LPU. Seperti kaus, asbak, buku, ringtone ekslusif, lagu ekslusif, video eksklusif, dan album LPU setiap tahunnya. Sejauh ini album LP Underground v9.0 merupakan terobosan terbaik, karena di dalam album itu seluruh lagunya adalah lagu-lagu demo yang belum pernah dirilis oleh Linkin Park sebelumnya. Ditambah lagi ada lagu demo Across The Line, sebuah lagu yang paling banyak dibicarakan pada forum Linkin Park sejak DVD Making of Minutes to Midnight dirilis. Lagu ini sebelumnya memiliki judul Japan.

Anggota

Anggota Sekarang

  1. Chester Benningtonvokal
  2. Rob Bourdondrum
  3. Brad Delsongitar
  4. Dave "Phoenix" Farrellbass
  5. Joe Hahnturntable, keyboard , sampling
  6. Mike Shinodabacking vocal, sampling, rap, keyboard, gitar

Mantan Anggota

  1. Mark Wakefield – Vokal
  2. Scott Koziol – Bass (Stand-in)
  3. Kyle Christener – Bass (Stand-in)
  4. Ian Hornbeck - Bass (Stand-in)

Diskografi

Artikel utama: Diskografi Linkin Park

Album Studio

  1. Hybrid Theory - 24 Oktober 2000
  2. Reanimation - 30 Juli 2002
  3. Meteora - 25 Maret 2003
  4. Minutes to Midnight - 15 Mei 2007
  5. Songs From The Underground EP - 27 November 2008
  6. A Thousand Suns - 14 September 2010
  7. Living Things - 26 Juni 2012

Album Linkin Park Underground

  1. LP Underground v1.0 (HTEP Re-release) (2001)
  2. LP Underground v2.0 (2002)
  3. LP Underground v3.0 (2003)
  4. LP Underground v4.0 (2004)
  5. LP Underground v5.0 (2005)
  6. LP Underground v6.0 (2006)
  7. LP Underground v7.0 (2007)
  8. LP Underground v8.0 (2008)
  9. LP Underground v9.0 (2009)
  10. LP Underground X : Demos (2010)
  11. LP Underground Eleven (2011)

Album Konser

  1. Live In Texas - 18 November 2003
  2. Road to Revolution: Live at Milton Keynes - 24 November 2008
  3. Live From SoHo (iTunes Exclusive EP) (2008)

Album Singel

  1. One Step Closer (2001)
  2. Crawling (2001)
  3. Papercut (2001)
  4. In The End, Pt.1 (2001)
  5. In The End, Pt.2 (2001)
  6. In The End EP (2002)
  7. Pts.of.Athrty (2002)
  8. Somewhere I Belong (2003)
  9. Faint (2003)
  10. Numb, Pt.1(2003)
  11. Numb, Pt.2 (2003)
  12. From The Inside (2004)
  13. Breaking The Habit (2004)
  14. MTV Ultimate Mash-Ups Presents: Collision Course - Numb/Encore - Exlusive (2004)
  15. Numb/Encore (2004)
  16. What I've Done (2007)
  17. Bleed It Out (2007)
  18. Shadow Of The Day (2007)
  19. Given Up (2008)
  20. Leave Out All The Rest (2008)
  21. New Divide (2009)
  22. The Catalyst (2010)
  23. Waiting For The End (2010)
  24. Burning In The Skies (2011)
  25. Iridescent (2011)
  26. Burn It Down (2012)

Album Demo

  1. Hybrid Theory 8 Track Demo (1999)
  2. Hybrid Theory 2 Track Demo (1999)
  3. Hybrid Theory 9 Track Demo (1999)
  4. Raw Power (2000)
  5. The Wicked World Of Warner Bros./Reprise: Ozzfest Sampler 2000 (2000)
  6. Hybrid Theory Sampler Tape (2000)
  7. Linkin Park Sampler Tape (2000)

Album Remix

  1. Reanimation - 30 Juli 2002
  2. Collision Course - 30 November 2004

Beberapa band yang berhubungan dengan Linkin Park

  1. Fort Minor - Proyek sampingan Mike Shinoda
  2. Dead By Sunrise - Proyek sampingan Chester Bennington
  3. Hybrid Theory - Nama lama Linkin Park
  4. Xero - Nama lama Linkin Park
  5. Tasty Snax - Band lama Dave "Phoenix" Farrell
  6. Grey Daze - Band lama Chester Bennington
  7. Julien-K - Band yang bekerjasama dengan Chester Bennington di side-project mereka, Dead By Sunrise

Pranala luar


Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Paramore

Paramore

Paramore saat di Garuda Wisnu Kencana di Bali pada tanggal 17 Agustus 2011
Latar belakang
Asal Franklin, Tennessee, AS
Genre Rock alternatif[1]
Power pop[2]
Pop punk[3]
Tahun aktif 2004–sekarang
Label Fueled by Ramen
Situs resmi Paramore.net
Anggota
Hayley Williams
Taylor York
Jeremy Davis
Mantan anggota
Jason Bynum
John Hembree
Hunter Lamb
Josh Farro
Zac Farro
Paramore merupakan sebuah grup musik asal Amerika Serikat yang dibentuk pada tahun 2004. Grup musik ini bermarkas di Franklin, Tennessee. Saat ini mereka beranggotakan 3 orang yaitu vokalis Hayley Williams, Bassist Jeremy Davis, dan gitaris Taylor York. Sejak terbentuk, mereka telah mengeluarkan 3 studio-album (All We Know Is Falling, Riot!, dan Brand New Eyes) dan 1 EP (The Summer Tic EP) serta sebuah live-album (The Final Riot!)

Sejarah

Paramore dibentuk pada tahun 2004 di Franklin, Tennessee, Amerika Serikat oleh vokalis Hayley Williams, gitaris Josh Farro dan Taylor York, drummer Zac Farro, serta bassist Jason Clarke. Namun pada saat mereka akan masuk ke dunia major label, pihak label kurang setuju dengan keberadaan Taylor York dan Jason Clarke. Kemudian Hayley membawa bassist Jeremy Davis dan gitaris Jason Bynum untuk menggantikan mereka, dan pihak label pun setuju. Paramore lalu menandatangani kontrak dengan Fueled by Ramen pada April 2005.[4][5] Nama Paramore sendiri dikabarkan diambil dari nama ibu dari bassist pertama mereka.[6]

2005-2006: All We Know Is Falling

Album pertama mereka berjudul All We Know Is Falling dan dirilis pada Juli 2005. Dari album ini mereka merilis 3 single, yaitu: Pressure, Emergency, dan All We Know. Meskipun begitu, album ini dibuat tanpa kehadiran bassist Jeremy Davis. Hal tersebut dikarenakan tepat sebelum proses rekaman, Jeremy memutuskan untuk keluar dari band. Oleh karena itu, album ini dirilis dengan hanya 4 personel yang dikreditkan. Sebenarnya kepergian Jeremy memberikan dampak yang besar pada Paramore saat itu, dan hal tersebut menginspirasi Hayley untuk menulis lagu All We Know, dimana di dalam lagu tersebut berisi baris "All We Know Is Falling".[5] Di album ini juga terdapat lagu Conspiracy, yang merupakan lagu pertama yang ditulis bersama oleh semua personel. Pada lagu "My Heart" terdapat satu-satunya scream dari Josh Farro sebagai backing vocal.
Selama tour AWKIF, Paramore merekrut John Hembree sebagai bassist untuk tour.[7] Walapun begitu, tidak lama kemudian Jeremy kembali bergabung dengan Paramore sebagai bassist tentunya.[8] Ketika Paramore merilis Emergency sebagai single kedua dari album ini, Jason Bynum sudah tidak lagi berada di Paramore dan digantikan oleh Hunter Lamb.[9] Pada tahun 2007, Hunter Lamb juga memutuskan untuk keluar dari band untuk menikah.[9]

2007-2008: Riot! dan proyek lain

Dengan beranggotakan 4 orang, Paramore merilis album kedua mereka yaitu Riot! pada Juni 2007. Dari album ini mereka merilis 4 single: Misery Business, Hallelujah, Crushcrushcrush, dan That's What You Get. Single pertama mereka, Missery Business, menerima kritik positif dan menjadi hits secara instant, membuat nama Paramore semakin melejit.
Selama tour Riot!, mereka merekrut teman lama mereka, Taylor York, sebagai gitaris tambahan untuk tour.[10] Pada Februari 2008, Paramore membatalkan 6 konser mereka di Eropa untuk menyelesaikan permasalahan internal yang menyelimuti band. Dibawah semua tekanan itu mereka merilis single That's What You Get pada Maret 2008. Namun, setelah sepertinya menyelesaikan permasalahan internal band, pada Mei 2008 Hayley menyatakan bahwa Paramore akan berada pada tour The Final Riot!. Di tour ini, mereka merekam konser mereka untuk membuat sebuah album live bernama "The Final Riot!" yang dirilis pada November 2008.
Pada Oktober 2008 Paramore merilis sebuah single berjudul Decode yang diambil dari OST. film Twilight Saga. Mereka berkontribusi memberikan 2 lagu pada OST tersebut yaitu Decode dan I Caught Myself.[11] Pada bulan November, video klip dari Decode memulai pemutaran perdana. "Decode" dibawah nama film Twilight membawa Paramore semakin terkenal, terutama di kalangan remaja putri penggemar film drama. "Decode" menjadi nominasi di MTV movie awards untuk kategori "Best Soundtrack".

2009-2010: Brand New Eyes dan kepergian Farro bersaudara

Paramore saat di Soundwave Perth 2010
Pada tahun 2009, Paramore merilis album ketiga mereka yang berjudul "Brand New Eyes" pada tanggal 29 September yang bertepatan pada ulang tahun gitaris mereka, Josh Farro. Pada album ini, Taylor York telah menjadi anggota tetap Paramore, sehingga kali ini mereka merilis album dengan personel 5 orang. Paramore menyatakan bahwa album ini telah mempererat hubungan mereka sebagai band, setelah sebelumnya sempat terjadi keretakan. Untuk itulah mereka memberi nama album ini "Brand New Eyes" yang menggambarkan sudut pandang baru dari setiap personel. Dari album ini mereka merilis 5 single: Ignorance, Brick By Boring Brick, The Only Exception, Careful, dan Playing God.[12][13][14][15]
Pada 18 Desember 2010, melalui situs resmi Paramore, mereka menyatakan bahwa kakak-beradik Josh Farro dan Zac Farro resmi keluar dari Paramore[16]. Hayley mengatakan bahwa belakangan ini mereka sudah merasa tidak bahagia di Paramore. Namun dengan jumlah personel 3 orang, Hayley Williams, Jeremy Davis, dan Taylor York menyatakan untuk tetap melanjutkan apa yang telah mereka jalani selama ini.[17][18] Pada 22 Desember, Josh, melalui sebuah blog kontroversial, menceritakan versinya sendiri tentang alasan dia dan adiknya keluar dari Paramore.[19]

2011-sekarang Paramore tanpa Farro bersaudara

Pada tanggal 10 Januari 2011, dalam sebuah wawancara dengan MTV, Hayley Williams mengatakan bahwa meskipun band kehilangan dua dari anggota pendiri, mereka akan merilis musik baru pada 2011, meskipun belum diketahui apakah mereka akan berhasil merekam full album untuk rilis tahun ini, atau hanya rilis beberapa lagu. Mereka juga mengaku bahwa gaya Paramore adalah mungkin untuk mengubah dengan lineup baru, tetapi menjelaskan bahwa band masih akan mempertahankan suara mereka.[20]
Pada tanggal 2 Februari, 2011, Josh Farro dikonfirmasi nama band barunya, Novel American.[21][22][23] Zac juga telah menegaskan band barunya, Half Noise.
Pada tanggal 21 Maret 2011, Paramore menyatakan pada berbagai laporan mereka di jejaring sosial bahwa mereka memasuki sebuah studio di Los Angeles dengan produser Rob Cavallo untuk merekam album mereka berikutnya.[24][25] Pada tanggal 7 Juni 2011, Paramore merilis singel "Monster", masuk dialbum Transformers: Dark of the Moon – The Album. Ini adalah lagu pertama yang driilis band tanpa Farro bersaudara.[26]
Pada tanggal 9 Juni 2011, Hayley Williams mengumumkan bahwa band mulai menulis album keempat mereka, yang mereka berharap untuk mulai merekam pada akhir tahun, berharap untuk rilis di awal 2012.[27] Paramore sempat konser di Bali dan Jakarta pada tanggal 17 dan 19 Agustus 2011 dengan membawakan 18 lagu.[28]

Diskografi

Personil

Anggota tetap
Anggota tour
Mantan anggota


Catatan: Taylor York telah menjadi anggota tour sejak tahun 2007 sebelum menjadi anggota tetap pada Juni 2009.[29]

Pranala luar

Referensi

  1. ^ "Phoenix New Times Paramore Review". phoenixnewtimes.com. http://www.phoenixnewtimes.com/2007-05-10/music/paramore/. Diakses pada 12 Agustus 2008.
  2. ^ "Reviews". Rhapsody.com. http://www.rhapsody.com/paramore/14961125_riot#albumreview. Diakses pada 29 September 2007.
  3. ^ "Paramore Bio". MTV.com. http://www.mtv.com/music/artist/paramore/artist.jhtml.
  4. ^ "Interview With Steve Robertson". HitQuarters. 9 November 2009. http://www.hitquarters.com/index.php3?page=intrview/opar/intrview_Steve_Robertson_Interview.html. Diakses pada 17 Mei 2010.
  5. ^ a b Hayley Williams & Josh Farro. Interview with Tony Pascarella. Interview: Hayley Williams and Josh Farro of Paramore. 2005-08-08. Diakses pada 2007-08-16.
  6. ^ Paramore. Interview. Hello My Name is…. Diakses pada 2009-06-11.
  7. ^ Hayley Williams. Interview with Jason Schleweis of Crush Music Mag. Paramore Interview. 2005-07-14. Diakses pada 2007-10-12.
  8. ^ Paramore Kerrang! Article. Kerrang!. 5 November 2006. http://www.absolutepunk.net/showthread.php?t=135695. Diakses pada 13 Oktober 2007
  9. ^ a b [Paramore di Allmusic "Biography"]. All Music. Paramore di Allmusic. Diakses pada 16 Agustus 2007.
  10. ^ "Paramore". mtv.com. http://www.mtv.com/music/artist/paramore/artist.jhtml#bio. Diakses pada 18 Agustus 2007.
  11. ^ "Twilight Soundtrack To Include Muse, Linkin Park And, Of Course, Robert Pattinson". mtv.com. 6 Oktober 2008. http://www.mtv.com/movies/news/articles/1596357/20081006/story.jhtml. Diakses pada 30 Desember 2008.
  12. ^ "Paramore's 'Brick By Boring Brick' Video Is No Happily Ever After". MTV.com. 24 November 2009. http://www.mtv.com/news/articles/1626985/20091124/paramore.jhtml. Diakses pada 18 Agustus 2010.
  13. ^ http://adelaide.citysearch.com.au/music/1137750095739/Paramore+-+The+Only+Exception+
  14. ^ Praxis Media. "Radio1 Rodos Greece ::: UK Forthcoming Singles ::: You'd Better Careful". Radio1.gr. http://radio1.gr/music/forthcoming_uk_singles.htm. Diakses pada 18 Agustus 2010.
  15. ^ "Playing God released as single". http://www.paramore.net/video/playing-god-3/.
  16. ^ http://www.paramore.net/blog/announcement/?e=toc
  17. ^ "ANNOUNCEMENT – Blog Detail –". Paramore.net. 18 Desember 2010. http://www.paramore.net/blog/announcement/?e=toc. Diakses pada 12 Agustus 2011.
  18. ^ "Paramore Confirm Farro Brothers Have Left Band – MTV". MTV. 18 Desember 2010. http://www.mtv.com/news/articles/1654588/20101218/paramore.jhtml. Diakses pada 12 Agustus 2011.
  19. ^ "Paramore Split Gets Nasty: Josh Farro Calls Former Band 'A Manufactured Product'". VH1.com. 22 Desember 2010. http://www.vh1.com/news/articles/1654829/20101222/index.jhtml. Diakses pada 12 Agustus 2011.
  20. ^ "Paramore To Release New Music This Year". Ultimate-guitar.com. http://www.ultimate-guitar.com/news/upcoming_releases/paramore_to_release_new_music_this_year.html. Diakses pada 12 Agustus 2011.
  21. ^ [1][pranala nonaktif]
  22. ^ "News | Ex-Paramore guitarist Josh Farro starts new band Novel American". Alt Press. 2 Februari 2011. http://www.altpress.com/news/entry/ex-paramore_guitarist_josh_farro_starts_new_band_novel_american/. Diakses pada 12 Agustus 2011.
  23. ^ "Josh's New Band! – Discussion Detail –". Paramore.net. http://www.paramore.net/forums/597e0f-joshs-new-band-post-paramore/. Diakses pada 12 Agustus 2011.
  24. ^ http://twitter.com/#!/yelyahwilliams/status/49935092436582400
  25. ^ "Paramore In Studio For New Album | News at Ultimate-Guitare.Com". Ultimate-guitar.com. http://www.ultimate-guitar.com/news/upcoming_releases/paramore_in_studio_for_new_album.html. Diakses pada 12 Agustus 2011.
  26. ^ "'Monster' World Premiere! - Blog Detail". Paramore.net. 3 Juni 2011. http://www.paramore.net/blog/1728ca-monster-world-premiere/. Diakses pada 6 Juli 2011.
  27. ^ "Paramore to release new album in early 2012 | News". Nme.Com. 9 Juni 2011. http://www.nme.com/news/paramore/57166. Diakses pada 6 Juli 2011.
  28. ^ "Paramore Puas Konser di Indonesia". Okezone.com. http://music.okezone.com/read/2011/08/20/386/494193/paramore-puas-konser-di-indonesia. Diakses pada 25 Agustus 2011.
  29. ^ [|Paramore] (16 Juni 2009). "Special Announcement!!!" (dalam bahasa Inggris). http://www.paramore.net/blog/special-announcement/. Diakses pada 23 Oktober 2011.

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Diberdayakan oleh Blogger.

Mouse